Strategi Marketing Customer Oriented, Inilah Tahapannya

Ad Blocker Detected

Saranglaba tidak mengizinkan pengguna Ad Blocker untuk melihat konten. Mohon dukung kami dengan cara mematikan Ad Blocker dan refresh kembali browser anda, terimakasih.

Strategi Marketing Customer Oriented, Inilah Tahapannya | Marketing merupakan aktivitas bisnis yang berhubungan dengan para pelanggan. Intinya bagaimana para pelanggan mau membeli produk yang dipasarkan. Agar para pelanggan tertarik dan mau membeli produk maka para marketer (tim marketing) membuat strategi-strategi tertentu sebagai suatu cara agar pelanggan mengenal jenis, fungsi, manfaat dan keunggulan produk dan akhirnya tertarik dan mau membeli.

Salah satu strategi marketing adalah strategi marketing berorientasi pelanggan. Strategi marketing ini memokuskan perhatian pada kebutuhan-kebutuhan dan keinginan pelanggan, karena pada dasarnya pelanggan mau membeli produk karena mereka membutuhkan produk tersebut.

Strategi Marketing Customer Oriented, Inilah Tahapannya

Lebih jauh lagi dalam strategi marketing berorientasi pelanggan, diasumsikan bahwa pelanggan membeli produk karena asumsi pengalaman yang mereka inginkan dan karena respon terhadap rangsangan tertentu. Tugas marketing adalah memberikan sensasi pengalaman dan memberikan rangsangan-rangsangan berupa strategi tertentu agar pelanggan memberikan respon positif dan akhirnya mau mencoba dan membeli produk tersebut.

Anda tentu memahami bahwa pelanggan bersifat rasional dan juga emosional dalam mengonsumsi produk tertentu. Sifat rasionalitas bertumpu pada unsur-unsur fisik produk baik jenis, ukuran, fungsi dan lain sebagainya, sedangkan sifat emosional bertumpu pada unsur-unsur psikologis dari produk tersebut berupa cita rasa, kenyamanan saat memakainya atau pengalaman-pengalaman yang unik ketika mengkonsumsi produk tersebut. Kedua unsur itu didesain dan dipadukan dalam produk yang akan dijual untuk kepentingan pelanggan sehingga mereka tertarik.

Strategi marketing customer oriented diantaranya sebagai berikut:

1. Fokuskan perhatian Anda pada kebutuhan dan pengalaman pelanggan

Pengalaman terbentuk karena ada rangsangan tertentu, misalnya daya rangsang atau stimulusnya adalah perasaan nyaman dan bonafit saat memakai produk,  maka Anda harus menciptakan stimulus tersebut pada produk yang akan Anda jual. Buatlah dan apresiasikan pengalaman unik dan berkesan bagi pelanggan. Ini adalah merupakan jawaban atas pertanyaan mengapa pelanggan ingin menggunakan produk yang Anda pasarkan.

2. Amati pola konsumsi pelanggan

Cermati dengan seksama bagaimana pelanggan menggunakan produk, kapan menggunakannya? apakah setiap saat, setiap hari, seminggu sekali, sebulan sekali, setahun sekali atau tidak tentu, dan dimana pelanggan menggunakan produk tersebut? Apakah di rumah, di kantor, atau ditempat umum, ataupun dimana pun pelanggan bisa menggunakan produk tersebut sesuka hati mereka.

3. Gunakan berbagai pendekatan

Berilah stimulus kepada pelanggan dengan penjelasan yang menarik tentang jenis dan manfaat produk serta sensasi emosional dan pengalaman yang menarik saat menggunakan produk dengan berbagai pendekatan, baik pendekatan analisis yang bersifat rasional, verbal (komunikasi) dan emosional/psikologis.

4. Tempatkan pelanggan sebagai pengambil keputusan

Posisikan pelanggan membeli dengan rasional dan emosional, artinya pengambilan keputusan berdasar pertimbangan rasio dan emosi sekaligus. Jadi Anda bisa merancang strategi marketing yang menggambarkan keunggulan produk dipandang dari segi fisik baik jenis produk, fungsi, harga (rasional), dan segi sensasi emosi sekaligus sehingga menjadi daya tarik bagi pelanggan yang menjadi stimulus bagi mereka untuk mau mencoba membeli produk tersebut.

Khusus pemain Growtopia, ikuti 800 World Lock Giveaway disini!http://saranglaba.com/cara-mengikuti-giveaway-growtopia-total-hadiah-800-world-lock/

Dapatkan notifikasi artikel terbaru
langsung di email-mu

Masukkan email anda dan dapatkan notifikasi update terbaru dari saranglaba untuk kamu.

Terimakasih telah ingin menerima notifikasi update terbaru dari saranglaba!

Terjadi kesalahan, coba lagi.